SEGERA BERGABUNG DI POKER757 SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA YANG AMAN DENGAN MINIMAL DEPOSIT Rp25.000 DAN MINIMAL WITHDRAW Rp50.000, MENYEDIAKAN 8 GAME DALAM 1 AKUN : BANDAR66(BARU) , BANDARQ , POKER , BANDAR POKER , DOMINOQQ , CAPSASUSUN , ADUQ , SAKONG^^ , YANG PASTI FAIR PLAY TANPA BOT !!.

Ternyata ini Hukuman yang pantas untuk Penyelingkuh menurut Pakar

No Comments

       Jakarta - kesal, marah, perasaan tercabik-cabik mungkin itu gambaran seseorang yang menyaksikan sendiri perselingkuhan pasangannya. Zoya Amirin memberikan saran menarik agar pasangan Anda kapok melakoni perselingkuhan.



Bicara tentang perselingkuhan, terkadang membuat urat saraf tegang. Ada yang menerima, namun tak sedikit yang menolak untuk membuka hati kembali pada pasangan yang sudah menyelingkuhi.

Zoya Amirin selaku pakar seksualitas dan psikolog andal di Indonesia memberi masukan terbaik dengan memperbanyak aktivitas bercinta, bukan malah mengurangi intensitasnya.

“Menghukum lelaki dengan tidak berhubungan intim di ranjang, itu salah besar. Justru dia akan leluasa melakukan selingkuh lagi.

Kalau mau jujur lagi dengan kita, mau bersama-sama lagi dengan kita dalam hubungan rumah tangga, apa bisa dengan tidak melakukan keintiman? Harus berpikir output yang jelas, maunya seperti apa. Kalau masih ingin bersama, ya rajin-rajinlah melakukan seks,” terangnya kepada BeritaHOT di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Banyak orang yang lupa diri mengambil keputusan sepihak untuk memenangkan ego. Mereka mengambil langkah kurang bijak dengan meninggalkan pasangannya lantaran melakukan kesalahan yang sebetulnya bisa diperbaiki kembali.

Kecewa dan sakit hati mungkin wajar dirasakan orang yang baru saja diselingkuhi pasangannya. Tapi yang harus diingat adalah ada anak, keluarga besar, dan pihak-pihak yang tidak menginginkan adanya perceraian.



“Kalau masih ingin bersama, hukuman yang pas itu rajin melakukan seks, agar dia kewalahan karena pasangannya jauh lebih dapat memberikan kepuasan dibanding orang lain. Dia tidak akan mau selingkuh lagi karena sudah mendapatkan lebih. Itu sebetulnya hukuman yang pas,” tutupnya.

back to top