
BERITA HOT PASTI - Mencegah kehamilan biasanya sering dilakukan pasangan untuk mengatur jarak kelahiran anak-anaknya. Menurut Anate Brauer, MD, asisten profesor OBGYN di NYU School of Medicine, hanya ada periode 48 jam yang ideal untuk hamil.
Namun tentu saja setiap wanita berbeda, begitu pula dengan siklus bulanan atau waktu haid masing-masing. Jadi pernah menjadi ada kepastian untuk mengatakan ada minggu atau hari ke-berapa ketika wanita benar-benar tidak bisa hamil saat bercinta.
Dikutip dari Parents, berikut adalah cara bercinta rekomendasi ahli untuk yang mau tunda kehamilan.
Menggunakan kontrasepsi
Jika Anda menggunakan kontrasepsi, baik itu pil, cincin, implan, IUD, atau suntikan (Depo-Provera), peluang untuk hamil kurang dari 1 persen. "Kontrasepsi hormonal bekerja dengan mencegah perekrutan sel telur yang matang," jelas Dr Brauer.
Bahkan jika Anda berkomitmen untuk menggunakan KB, Anda tetap harus berhati-hati, karena paket pil tradisional biasanya berisi 4-7 hari pil gula yang tidak mengandung hormon, dan pada beberapa wanita 4-7 hari tanpa paparan untuk hormon mungkin cukup lama untuk memungkinkan perekrutan sel telur yang matang.
"Ini sering disebut sebagai 'escape ovulation' dan merupakan salah satu alasan kegagalan kontrasepsi hormonal oral," kata Dr Brauer.
Metode pull out
Metode kuno ini secara signifikan dapat mengurangi peluang untuk hamil. Metode ini dilakukan dengan pria menarik penis keluar dari vagina sebelum dia berejakulasi.
Namun metode ini tidak terlalu efektif karena ada fase pra-ejakulasi yaitu cairan tubuh yang dikeluarkan penis sebelum ejakulasi yang sebenarnya. Sedangkan pria sulit untuk memprediksi waktu pra-ejakulasi.
Gunakan kondom
Peluang hamil dengan penggunaan kondom adalah sekitar 15 persen. Tetapi, dengan penggunaan kondom yang sempurna setiap saat, peluang tersebut menurun menjadi 2 persen, menurut Planned Parenthood. Penggunaan yang benar berarti kondom digulung ke penis sebelum terjadi kontak antara alat kelamin dan kulit.
Namun, ada beberapa cara untuk membuat karet menjadi lebih efektif yaitu dengan memasangkan alat kontrasepsi lain, seperti IUD atau pil, atau gunakan bersama dengan metode pull out.

